Alat irama jantung · Northern Heart Hospital, Penang
Pasang alat pacu jantung (pacemaker), ICD, dan CRT di Penang
Detak jantung yang terlalu lambat bisa membuat Anda pusing, mudah lelah, bahkan pingsan. Untuk kondisi seperti ini, Anda bisa pasang alat pacu jantung di Penang bersama Dr. Tuan Jiun Haur. Beliau juga memasang defibrilator implan (ICD) dan alat terapi resinkronisasi jantung (CRT) di Northern Heart Hospital.
Mengenal tindakannya
Apa itu alat pacu jantung, ICD, dan CRT?
Alat pacu jantung (pacemaker) adalah alat kecil bertenaga baterai. Alat ini ditanam di bawah kulit dada, tepat di bawah tulang selangka. Kemudian, satu atau dua kabel tipis menghubungkan alat ke jantung lewat pembuluh vena. Sebelum Anda pasang alat pacu jantung di Penang, Dr. Tuan selalu memastikan penyebab detak lambat terlebih dahulu.
Pacemaker single chamber memakai satu kabel, sedangkan dual chamber memakai dua kabel. Keduanya memberi sinyal listrik kecil bila detak jantung terlalu lambat. Jadi, detak jantung tetap stabil.
Sementara itu, ICD (defibrilator implan) memantau irama jantung terus-menerus. Bila muncul irama bilik yang berbahaya, alat ini memberi pacuan cepat atau kejutan listrik. Selain itu, CRT memakai kabel tambahan untuk menyelaraskan pompa bilik kiri dan kanan pada gagal jantung tertentu.
Dr. Tuan Jiun Haur memasang pacemaker, ICD, dan CRT, serta memantau fungsi alat setelah pemasangan. Baca profil Dr. Tuan atau profil resmi di Northern Heart Hospital.
Kapan diperlukan?
Siapa yang memerlukan alat irama jantung?
Gangguan irama tidak selalu terasa. Namun, kondisi berikut sering memerlukan alat implan. Pemeriksaannya dijelaskan di halaman pemeriksaan irama jantung.
-
Detak jantung terlalu lambat
Misalnya akibat blok jantung atau gangguan simpul sinus. Akibatnya, tubuh mudah lelah dan pusing.
-
Pingsan tanpa sebab jelas
Pingsan akibat jeda detak jantung sering membutuhkan pacemaker setelah penyebabnya pasti.
-
Risiko henti jantung mendadak
Misalnya pada VT berbahaya atau sindrom Brugada berisiko tinggi. Pasien seperti ini mungkin memerlukan ICD.
-
Gagal jantung dengan gangguan hantaran
Pada pasien tertentu, CRT membantu bilik jantung memompa lebih serempak.
Kondisi darurat: nyeri dada, pingsan, atau detak jantung sangat cepat disertai sesak napas memerlukan pertolongan segera. Jangan menunggu jadwal konsultasi. Segera datang ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) rumah sakit terdekat.
Prosedur
Bagaimana prosedur pasang alat pacu jantung di Penang?
Berikut gambaran umum pemasangan pacemaker, ICD, atau CRT. Detailnya bisa berbeda untuk setiap pasien.
PenilaianDr. Tuan meninjau EKG, Holter, dan ekokardiografi untuk memilih jenis alat yang tepat.
Bius lokalArea di bawah tulang selangka dibius lokal. Biasanya Anda juga mendapat obat penenang ringan.
Sayatan kecilDokter membuat sayatan kecil, lalu memasukkan kabel lewat vena ke jantung dengan bantuan sinar-X.
Pengujian alatKabel dihubungkan ke alat, lalu fungsi alat diuji. Setelah itu, alat ditempatkan di bawah kulit dan luka dijahit.
Pemeriksaan alatSebelum pulang, fungsi alat diperiksa kembali. Selanjutnya, Anda menjalani pemeriksaan alat secara berkala.
Pemulihan
Lama tindakan & pemulihan
Pemasangan pacemaker umumnya berlangsung sekitar 1 jam dengan bius lokal. Namun, pemasangan ICD atau CRT bisa lebih lama. Setelah itu, pasien yang pasang alat pacu jantung di Penang biasanya menjalani rawat inap singkat.
Selama minggu-minggu awal, hindari mengangkat lengan di sisi alat terlalu tinggi. Selain itu, hindari mengangkat beban berat, sesuai petunjuk dokter. Hal ini membantu kabel tetap di posisinya.
Bawalah selalu kartu identitas alat saat bepergian, terutama ketika melewati pemeriksaan keamanan bandara. Baterai alat umumnya bertahan bertahun-tahun. Namun, fungsi alat tetap perlu diperiksa secara berkala.
Keamanan
Risiko yang perlu diketahui
Pemasangan alat umumnya aman. Namun, seperti tindakan medis lain, tetap ada risiko. Misalnya:
- Memar atau perdarahan di bawah kulit tempat alat (hematoma).
- Infeksi di sekitar luka atau alat (jarang, namun perlu penanganan serius).
- Kabel bergeser dari posisinya sehingga perlu diperbaiki.
- Udara masuk ke rongga dada saat kabel dipasang (jarang).
Dr. Tuan akan menjelaskan manfaat dan risiko sebelum pemasangan. Jadi, tanyakan apa pun yang membuat Anda ragu, termasuk soal pemeriksaan MRI di kemudian hari.
Tanya jawab
Pertanyaan yang sering diajukan
Jawaban singkat untuk pertanyaan yang sering pasien ajukan. Untuk jadwal, lokasi, dan cara membuat janji, buka halaman janji temu dengan Dr. Tuan.
Kapan perlu pasang alat pacu jantung?
Alat pacu jantung umumnya diperlukan bila detak jantung terlalu lambat dan menimbulkan keluhan. Misalnya pusing, mudah lelah, atau pingsan akibat blok jantung. Dr. Tuan memastikan penyebabnya lewat EKG dan Holter sebelum menyarankan pemasangan.
Berapa lama pemasangan alat pacu jantung?
Pemasangan pacemaker umumnya berlangsung sekitar 1 jam dengan bius lokal. Pemasangan ICD atau CRT bisa sedikit lebih lama. Setelah itu, pasien biasanya menjalani rawat inap singkat.
Apa beda pacemaker, ICD, dan CRT?
Pacemaker menjaga detak agar tidak terlalu lambat. Sementara itu, ICD memantau irama dan memberi kejutan listrik bila muncul irama yang mengancam jiwa. Adapun CRT menyelaraskan pompa bilik kiri dan kanan pada gagal jantung tertentu.
Berapa biaya pasang alat pacu jantung di Penang?
Biaya tergantung jenis alat, jumlah kabel, dan lama rawat inap. Karena itu, Dr. Tuan perlu menilai kondisi Anda terlebih dahulu. Setelah penilaian, hubungi kami via WhatsApp untuk estimasi biaya.
Kapan saya boleh pulang ke Indonesia setelah pemasangan?
Umumnya pasien boleh terbang pulang setelah kondisinya stabil dan dokter memeriksa luka serta fungsi alat. Karena itu, diskusikan rencana penerbangan dengan Dr. Tuan sebelum tindakan.
Layanan lain
Layanan irama jantung lain bersama Dr. Tuan
-
Ablasi jantung
Ablasi kateter untuk SVT, VT, dan fibrilasi atrium, termasuk ablasi dengan pemetaan 3D.
-
Pemeriksaan irama jantung
EKG, Holter, ekokardiografi, studi elektrofisiologi (EPS), dan kateterisasi jantung.
-
Aritmia & fibrilasi atrium
Jantung berdebar, fibrilasi atrium, sindrom Brugada, Long QT, dan kardiomiopati hipertrofik.
Jantung berdebar tidak boleh diabaikan.
Jantung berdebar, pusing, atau pingsan tanpa sebab yang jelas bisa menjadi tanda gangguan irama. Karena itu, periksakan diri sejak dini sebelum keluhan bertambah berat.
Janji Temu via WhatsApp