Irama jantung · Northern Heart Hospital, Penang

Ablasi jantung di Penang untuk SVT, VT, dan fibrilasi atrium

Ablasi jantung di Penang adalah pilihan bagi pasien dengan detak jantung terlalu cepat atau tidak teratur. Dr. Tuan Jiun Haur mengerjakan ablasi SVT, VT, dan fibrilasi atrium di Northern Heart Hospital. Pada 2013, beliau melakukan ablasi fibrilasi atrium dengan pemetaan 3D yang pertama di Penang.

Mengenal tindakannya

Apa itu ablasi jantung?

Ablasi jantung (ablasi kateter) adalah tindakan untuk menghentikan sumber gangguan irama. Dokter memasukkan kateter, yaitu selang tipis dan lentur, lewat pembuluh vena di pangkal paha. Kemudian, kateter diarahkan ke dalam jantung. Di Penang, Dr. Tuan mengerjakan ablasi jantung di Northern Heart Hospital.

Selanjutnya, dokter memberikan energi radiofrekuensi (energi panas) ke titik kecil di jaringan jantung. Titik ini adalah jalur listrik abnormal penyebab aritmia. Setelah jalurnya tertutup, sinyal listrik jantung kembali berjalan lewat jalur normal.

Untuk fibrilasi atrium, dokter sering memakai sistem pemetaan 3D. Sistem ini membuat peta tiga dimensi bilik jantung di layar komputer. Dengan peta ini, posisi kateter dan titik ablasi terlihat lebih jelas. Penjelasan tentang jenis aritmia ada di halaman pengobatan aritmia dan fibrilasi atrium.

Dr. Tuan Jiun Haur, dokter yang mengerjakan ablasi jantung di Penang

Dr. Tuan Jiun Haur mengerjakan studi elektrofisiologi dan ablasi kateter, termasuk ablasi fibrilasi atrium dengan pemetaan 3D. Baca profil Dr. Tuan atau profil resmi di Northern Heart Hospital.

Kapan diperlukan?

Siapa yang memerlukan ablasi jantung?

Ablasi bukan tindakan pertama untuk semua pasien. Namun, ablasi jantung di Penang bisa menjadi pilihan pada kondisi berikut, terutama bila keluhan sering berulang.

  • SVT yang berulang

    Detak sangat cepat yang datang tiba-tiba. Pada banyak pasien, ablasi dapat menghilangkan sumbernya.

  • Fibrilasi atrium

    Irama tidak teratur yang tetap mengganggu walau sudah minum obat, atau bila obat tidak cocok.

  • VT (detak cepat dari bilik)

    Ablasi dapat mengurangi episode VT, sering bersama alat ICD dan obat.

  • Tidak cocok dengan obat

    Sebagian pasien mengalami efek samping obat atau ingin mengurangi obat jangka panjang.

Kondisi darurat: nyeri dada, pingsan, atau detak jantung sangat cepat disertai sesak napas memerlukan pertolongan segera. Jangan menunggu jadwal konsultasi. Segera datang ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) rumah sakit terdekat.

Prosedur

Bagaimana prosedur ablasi jantung?

Berikut gambaran umum langkah ablasi jantung di Penang bersama Dr. Tuan. Namun, detailnya bisa berbeda, tergantung jenis aritmia dan kondisi Anda.

  1. PersiapanDokter meninjau hasil EKG, Holter, dan ekokardiografi. Biasanya Anda diminta puasa beberapa jam sebelum tindakan.

  2. Bius lokal dan sedasiPangkal paha dibius lokal. Selain itu, Anda mendapat obat penenang agar lebih nyaman.

  3. Studi elektrofisiologiKateter merekam sinyal listrik jantung. Dengan begitu, dokter menemukan lokasi jalur abnormal.

  4. AblasiEnergi radiofrekuensi diberikan ke titik sumber aritmia. Untuk fibrilasi atrium, dokter dapat memakai pemetaan 3D.

  5. PemantauanKateter dilepas, lalu luka di pangkal paha ditekan. Setelah itu, irama jantung dipantau semalam.

Pemulihan

Lama tindakan & pemulihan

Ablasi umumnya berlangsung sekitar 2–4 jam. Setelah tindakan, pasien biasanya berbaring beberapa jam agar luka di pangkal paha tidak berdarah. Kemudian, pasien menginap satu malam untuk pemantauan irama. Karena itu, pasien Indonesia yang menjalani ablasi jantung di Penang sebaiknya tidak memesan tiket pulang terlalu cepat.

Kebanyakan pasien bisa kembali beraktivitas ringan dalam beberapa hari. Namun, hindari mengangkat beban berat untuk sementara, sesuai petunjuk dokter. Pada fibrilasi atrium, Anda mungkin tetap minum obat pengatur irama atau pengencer darah selama beberapa waktu.

Selain itu, ketahuilah bahwa fibrilasi atrium dapat kambuh pada sebagian pasien. Karena itu, kontrol rutin tetap penting setelah ablasi. Misalnya, kontrol bisa dilakukan di Penang atau bersama dokter Anda di Indonesia.

Keamanan

Risiko yang perlu diketahui

Ablasi umumnya aman bila dikerjakan oleh dokter yang berpengalaman. Namun, seperti tindakan medis lain, tetap ada risiko. Misalnya:

  • Memar atau perdarahan di pangkal paha (paling sering, biasanya ringan).
  • Cedera pembuluh darah di tempat masuk kateter (jarang).
  • Penumpukan cairan di sekitar jantung yang perlu penanganan (jarang).
  • Gangguan jalur listrik normal sehingga perlu alat pacu jantung (jarang).
  • Stroke, terutama pada ablasi fibrilasi atrium (jarang).

Dr. Tuan akan menjelaskan risiko yang sesuai dengan kondisi Anda sebelum tindakan. Jadi, jangan ragu untuk bertanya.

Tanya jawab

Pertanyaan yang sering diajukan

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang sering pasien ajukan. Untuk jadwal, lokasi, dan cara membuat janji, buka halaman janji temu dengan Dr. Tuan.

Berapa biaya ablasi jantung di Penang?

Biaya ablasi berbeda untuk setiap pasien. Biaya tergantung jenis aritmia, teknik yang dipakai, dan lama rawat inap. Karena itu, Dr. Tuan perlu menilai kondisi Anda terlebih dahulu. Setelah penilaian, hubungi kami via WhatsApp untuk mendapatkan estimasi biaya.

Apakah ablasi jantung sakit?

Ablasi dikerjakan dengan bius lokal di pangkal paha dan obat penenang (sedasi). Jadi, sebagian besar pasien merasa nyaman selama tindakan. Sebagian pasien mungkin merasa tidak nyaman di dada saat energi diberikan. Dokter akan menyesuaikan obat penenang bila perlu.

Berapa lama tindakan ablasi jantung?

Umumnya ablasi berlangsung sekitar 2–4 jam. Ablasi fibrilasi atrium biasanya lebih lama daripada ablasi SVT. Setelah itu, pasien biasanya menginap satu malam untuk pemantauan.

Kapan saya boleh pulang ke Indonesia setelah ablasi?

Banyak pasien boleh pulang dari rumah sakit keesokan harinya. Namun, waktu terbang pulang tergantung kondisi luka dan irama jantung Anda. Karena itu, diskusikan rencana penerbangan dengan Dr. Tuan sebelum tindakan.

Apakah aritmia bisa kambuh setelah ablasi?

Bisa. Pada fibrilasi atrium, irama tidak teratur dapat muncul kembali pada sebagian pasien. Sebagian pasien memerlukan obat lanjutan atau ablasi ulang. Dr. Tuan akan menjelaskan peluang ini sesuai kondisi Anda.

Layanan lain

Layanan irama jantung lain bersama Dr. Tuan

Jantung berdebar tidak boleh diabaikan.

Jantung berdebar, pusing, atau pingsan tanpa sebab yang jelas bisa menjadi tanda gangguan irama. Karena itu, periksakan diri sejak dini sebelum keluhan bertambah berat.

WhatsApp